Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 20:14 WIB
Dana Likuid Mandiri Rp 9,1 Triliun dan 460 Juta Dollar AS
Erlangga Djumena | Rabu, 17 September 2008 | 15:55 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Nasabah mengantre untuk bertransaksi di Bank Mandiri di Gedung Plaza Mandiri, Jakarta, beberapa waktu lalu. Bank pemerintah ini menargetkan menjadi regional champion pada tahun 2010.

TERKAIT:

JAKARTA, RABU - Direktur Utama Bank Mandiri Agus Martowardojo mengatakan pihaknya memiliki dana likuid (cair) dalam bentuk rupiah mencapai Rp 9,1 triliun serta 460 juta dollar AS. "Itu cukup untuk persediaan dana likuid kita menghadapi ramadhan dan Idul Fitri," katanya di Jakarta, Rabu (17/9).

Ia memperkirakan dalam bulan ramadahan dan Idul Fitri dana yang akan ditarik dari masyarakat di Bank Mandiri sekitar Rp 4 triliun hingga Rp 5 triliun. "Jadi likuiditas kita masih aman bila masayarakat menarik dananya," katanya.
   
Selain itu, menurut dia, pihaknya juga masih memiliki surat utang negara senilai Rp 88 triliun. "Dengan available to sell (siap di jual) sebesar Rp 26 triliun," katanya.
   
Sehingga menurut dia, Bank Mandiri tidak memiliki masalah likuiditas saat ini. "Kita masih aman untuk itu," katanya.

Di sisi lain, kebijakan Bank Indonesia yang memberikan kebijakan yang menarik dalam suku bunga FASBI (Fasilitas Simpana Bank Indonesia)dan juga REPO (repurchasing agreement/ gadai surat berharga bagi perbankan), menurut dia akan membantu melonggarkan tekanan likuiditas.

Direktur Bank Mandiri Pahala N Mansury mengatakan, saat ini pihaknya masih memiliki sekitar Rp1 triliun sertifikat bank Indonesia (SBI).

Sumber :
Ant