Rabu, 3 September 2014

News / Nasional

Pemberian Zakat Seharusnya Melalui Badan Amil Zakat

Selasa, 16 September 2008 | 12:00 WIB

JAKARTA,SELASA- Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Didin Hafihudin, menyarankan kepada para pemberi zakat, untuk menyalurkan zakatnya melalui badan amil zakat, terutama jika peminta zakat berjumlah besar. Menurutnya, peristiwa Tragedi Zakat Pasuruan tidak perlu terjadi jika pemberi zakat mengantisipasi segala kemungkinan mengingat banyaknya peminta zakat.

"Sebaiknya mereka menyerahkan zakatnya kepada lembaga amil zakat, karena selain zakat itu sendiri bukan persoalan individu, tetapi masyarakat. Lewat badan tersebut, dana zakat dihimpun dengan baik dan disalurkan melalui tata cara yang baik secara sinergis," tukas Didin, saat konfrensi pers di kantor Baznas, Jakarta, Selasa (16/9).

Didin menambahkan, sebenarnya lewat UU No 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat telah dijelaskan bahwa pengelolaan zakat dilakukan oleh lembaga amil zakat pemerintah. "Terkadang orang masih kurang percaya, sehingga lebih memilih memberi secara langsung," katanya.

Mengenai anggapan tersebut, Baznas sebagai lembaga nasional telah berupaya menjadi lembaga amil zakat yang semakin profesional dan terpercaya. "Keuangan kami selalu diaudit oleh komisi pengawas intern dan akuntan publik. Selama lima tahun terakhir neraca keuangan selalu dalam keadaan wajar dan menuju pengelolaan manajemen modern," tambah Didin.

Pemberian zakat melalui lembaga amil zakat, sebenarnya juga memiliki keuntungan. Pemberi zakat akan didoakan agar mendapat ketenangan lewat zakat tersebut. Selain itu muzakki dalam posisinya akan dinaikkan karena dana yang dihimpun akan digabungkan dengan yang lain sehingga dapat diwujudkan dalam bentuk yang lebih baik.

"Jika pemberian dilakukan lewat lembaga, dana zakat menjadi kekuatan dasyat. Dana yang begitu besar itu dapat dimanfaatkan tidak hanya dalam bentuk uang tapi pendidikan seperti sekolah gratis, pengobatan gratis dan lainnya sehingga pemanfaatannya lebih untuk mensejahterakan masyarakat," katanya.   

 

 


Editor :