Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 06:03 WIB
Rencana Pailit Lehman Diratapi Saham Asia
Jimmy Hitipeuw | Senin, 15 September 2008 | 13:48 WIB
|
Share:

HONG KONG, SENIN - Nilai sejumlah saham di Asia merosot tajam di tengah meningkatnya keprihatinan pasar terhadap sistem keuangan dunia. Keprihatinan itu meningkat di saat investor merespon keguncangan nilai saham Wall Street yang diantaranya diakibatkan oleh rencana pengumuman pailit Lehman Brothers dan pengambialihan saham Merryl Lynch.

Transaksi di bursa terkemuka Asia di Jepang, Hong Kong serta Korea Selatan diliburkan Senin (15/9) ini karena berlangsung hari libur nasional di negara-negara tersebut. Namun, nilai saham di hampir setiap bursa Asia yang beroperasi menunjukkan penurunan.

Indeks Sensex di bursa saham India turun 5,4 persen dan indeks benchmark Taiwan merosot 4,1 persen. Indeks utama saham Australia anjlok 2 persen dan indeks Singapura turun 2,9 persen.

Kemerosotan itu berlangsung saat perwakilan eksekutif Wall Street dan pemerintah AS mengambil sejumlah langkah yang ditujukan untuk mengakhiri krisis kredit yang mengguncang sistem keuangan global selama lebih dari setahun. Bank investasi AS yang dililit kredit macet Lehman Brothers Holdings Inc. mengumumkan akan mengajukan pailit setelah peminat saham potensialnya, termasuk Barclays PLC, mengurungkan niat pembelian saham.

Sementara di bursa komoditas Asia, harga minyak dunia berada di bawah 100 dollar AS per barrel setelah terjangan Topan Ike hanya menimbulkan kerusakan materi yang tidak besar pada beberapa instalasi perminyakan di perairan Texas. Kontrak pengiriman minyak mentah light, sweet untuk bulan Oktober mendatang turun 2,10 dollar AS menjadi 99,8 dollar AS per barrel.

Sumber :
AP