Senin, 22 Desember 2014

News / Megapolitan

Bisnis Membuka Gerai "Online"

Minggu, 14 September 2008 | 05:13 WIB

HARI Jumat adalah saat yang paling ditunggu anggota komunitas We R Mommies Indonesia. Pada hari itu moderator milis membolehkan para ibu muda yang punya bisnis mempromosikan dagangan atau usahanya di milis.

Milis pun ramai dengan bermacam dagangan. Ada yang jualan kue, ada pula yang menawarkan seprai dan bed cover. ”Selain hari Jumat milis terlarang untuk berjualan,” kata Wanda.

Komunitas Dapur Bunda juga membuka gerai online di situsnya. Produk yang dijual, antara lain kue, aneka biskuit, stoples lukis, tempat mainan, baki lukis, dan jam lukis.

Barang-barang yang ”dipajang” di gerai online Dapur Bunda adalah kreasi anggotanya sendiri. Meski begitu, pembeli tidak hanya anggota milis ini, tetapi juga terbuka bagi siapa saja yang berkunjung ke milis ini.

Selain membuka peluang bisnis di dunia maya, komunitas Funky Mom (FM) sesekali juga berjualan di dunia nyata. Ika Ardiana, salah satu anggota milis FM, mengadakan garage sale menjelang puasa di rumahnya di kawasan Bintaro, Tangerang.

Berhenti kerja

Bisnis lewat internet ini boleh dibilang mengubah hidup sebagian anggotanya. Vita (37), misalnya, memutuskan berhenti bekerja dari perusahaan sekuritas Bahana dan memilih bekerja di rumah. Vita yang pandai membuat kue itu laris berjualan kue ulang tahun di milis. Ia lalu menawarkan kue itu ke milis-milis lain.

Dini (36) akhirnya menggeluti dunia bisnis online juga setelah bergabung dengan milis Dunia Ibu. Sebelumnya Dini sempat bekerja di sebuah perusahaan swasta. Setelah anak pertamanya lahir dan bergabung di milis Dunia Ibu, Dini memutuskan berhenti bekerja.

Dini lalu mendalami bidang piranti lunak sehingga ia bisa membuat buku elektronik, situs, dan membuat program-program komputer. Hasilnya lumayan. Selain sering dimintai bantuan teman-teman milis, Dini pun berhasil melebarkan sayap bisnisnya.

Sekarang ia punya klien di luar negeri. Dari bisnisnya ini ia pernah mendapatkan 11.000 dollar AS hanya dalam waktu dua minggu. Melihat sepak terjang Vita, Ika, dan Dini, siapa bilang kalau ibu-ibu hanya bisa ngerumpi kalau sedang kumpul.


Editor :
Sumber: