Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 16:18 WIB
Curanmor di Bekasi Kian Menggila
IGN sawabi | Rabu, 10 September 2008 | 13:13 WIB
|
Share:

KOMPAS.COM/IGNATIUS SAWABI
Ilustrasi

JAKARTA, RABU — Kota Bekasi makin rawan akan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) karena sepanjang hari Selasa (9/9), mulai pagi hingga malam, terjadi lima kasus, demikian data Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Rabu.
    
Polisi menduga, kawanan curanmor ini menggunakan kunci palsu karena semua kendaraan yang dicuri telah dikunci stang. Rumah kontrakan di Jalan Ir H Juanda RT 03 RW 010 No 240 Bekasi Timur pun tidak luput dari aksi curanmor setelah motor milik Tokol Bin Nein (40) hilang setelah diparkir di halaman.
   
Akibatnya, korban menderita kerugian materi sekitar Rp 11 juta karena yang hilang adalah motor Honda Supra X tahun 2008 bernopol B 6602 FPC. Seorang maling juga menyikat motor molik Hendri (43) ketika diparkir di tepi Jalan Bintara Jaya Raya No 9G RT 05 RW 03 Bekasi.
    
Sepeda motor miliknya,Yamaha Jupiter MX, Nopol D 2994 XD, senilai Rp 11 juta hilang di kawasan ini. Kawasan Bekasi Barat juga tidak luput dari sasaran aksi curanmor karena Ahmad Abadi (31) kehilangan motornya saat diparkir Jl Garuda Raya No 10B RT05/05 Bekasi Barat.
    
Motor Ahmad, Yamaha Scorpio tahun 2006, Nopol B 6054 KIV, senilai Rp 15 juta hilang. Aksi curanmor merambah Ruko Perum Kemang Pratama ketika motor Yamaha Jupiter Z, Nopol B 6093 ME milik Suwarko (25) hilang.
     
Jumlah kasus curanmor di wilayah Polda Metro Jaya mencapai 11.620 kasus dalam tahun 2007 dan pada 2008 hingga Juli telah mencapai 6.440 kasus. Diperkirakan kasus curanmor di Jakarta akan naik lagi tahun 2008 karena baru setengah tahun saja sudah mencapai 6.440 kasus.
    
Sebagai perbandingan, tahun 2006 kasus curanmor 10.791 kasus. Dengan demikian, dalam satu bulan rata-rata 950 kendaraan hilang di wilayah hukum Polda Metro Jaya, atau sekitar tiga hingga empat kendaraan per hari.

Sumber :
Ant