Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 05:36 WIB
Mandala Bidik Pasar Regional
Erlangga Djumena | Selasa, 9 September 2008 | 11:27 WIB
|
Share:

PONTIANAK, SELASA - Mandala Airlines tetap membidik rute regional untuk memperluas jangkauan dengan sasaran sejumlah negara potensial seperti Malaysia, Singapura, dan China. "Tetapi, kami tidak akan buru-buru. Kepastian akan membuka rute regional setelah ada kajian di tahun 2009," kata Kepala Komunikasi Perusahaan, Trisia Megawati di Pontianak, Selasa (9/9).
    
Dia menambahkan, Mandala Airlines hingga tahun depan juga masih akan memperkuat layanan di tingkat domestik karena potensi pasar di Indonesia yang besar. Larangan terbang di Uni Eropa terhadap maskapai penerbangan dari Indonesia juga membuat Mandala lebih memprioritaskan pasar domestik.

Menurut Trisia, kalau sudah memperkuat diri dan identik dengan penerbangan domestik kualitas internasional, Mandala tidak akan susah untuk menggapai pasar yang lebih besar dan luas. Selain itu, niat Mandala untuk membidik rute regional maupun memperkuat pasar domestik terkendala oleh keterbatasan armada. "Mandala masih kekurangan armada, namun lambat laun akan dipenuhi seiring telah adanya pemesanan 30 unit Airbus senilai 1,8 miliar dollar AS," kata Trisia.

Saat ini, Mandala Airlines mengoperasikan 16 armada buatan Airbus dan Boeing 737 seri 400. "Untuk Boeing sekitar dua unit dan sisanya bisa kombinasi antara Airbus A319 dan A320," katanya.

Airbus A320 dan A319 memiliki jangkauan maksimal sekitar lima jam terbang terus-menerus. "Rute regional yang dibidik nantinya dalam jangkauan terbang itu, seperti China, Malaysia dan Singapura," kata Trisia.

Mandala adalah maskapai nasional berumur 39 tahun yang telah dibeli oleh Indigo Partners dan Cardig Internasional di tahun 2006 dari Komando Strategi Angkatan Darat (Kostrad).

Sumber :
Ant