Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 05:00 WIB
Bekas Sandera Wanita Paling Berpengaruh
Tri Mulyono | Minggu, 7 September 2008 | 11:54 WIB
|
Share:

WINA, MINGGU - Bekas sandera pemberontak Kolombia, Ingrid Betancourt memperoleh penghargaan sebagai wanita paling berpengaruh tahun ini oleh Perhimpunan Penghargaan Dunia, yang dipimpin mantan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev.

Betancourt, yang dibebaskan Juli 2008 oleh militer Kolombia setelah enam tahun ditawan menganggap hadiah itu sebagai seruan untuk terus berjuang bagi orang yang tertindas. "Selama enam tahun Ingrid Betancourt menderita hanya karena ia melibatkan dirinya untuk pemerintah yang lebih demokratis di negaranya," kata pendiri World Award Georg Kindel.

"Misinya adalah untuk meningkatkan kehidupan orang yang menderita karena penindasan, eksploitasi dan kekerasan. Komitmen yang teguh telah membuatnya sebagai model peran bagi jutaan orang." Betancourt yang memiliki kewarganegaraan Prancis dan Kolombia, diculik oleh Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) ketika ia sedang berkampanye untuk jabatan presiden Kolombia.

Ia akan menerima penghargaan itu pada upacara 26 Oktober di sebuah tempat yang belum diungkapkan. Orang yang pernah menerima penghargaan itu termasuk mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto yang kini terbunuh, Ratu Noor dari Yordania dan aktris Prancis Catherine Deneuve.

"Saya merasa sangat terhormat dan akan menerima dengan rendah hati hadiah itu pada gala Penghargaan Dunia Wanita Tahun ini," kata Betancourt. "Saya menganggap hadiah ini tidak hanya sebagai permintaan pada saya untuk terus berjuang bagi kebebasan sisa sandera yang masih ditahan oleh FARC di Kolombia, tapi juga untuk semua orang yang ditindas.

"Menjadi cita-cita saya untuk membuat solidaritas seluruh dunia ini menjadi satu suara untuk mereka yang tertindas, untuk mereka yang tidak didengar," katanya. Betancourt juga masuk dalam daftar calon penerima penghargaan hak asasi manusia Sakharov 2008 Parlemen Uni Eropa.

Sumber :
Ant