MEDAN, JUMAT - Enam korban (tewas maupun luka) kecelakaan minibus Medan Raya Tour atau MRT teridentifikasi. Sedangkan tiga lainnya belum bisa diketahui nama dan asal korban. Tiga korban kecelakaan yang belum teridentifikasi itu semuanya tewas.
Petugas berhasil mengidentifikasi korban meninggal antara lain Sugondo Panjaitan (29) warga Serdang Bedagai, Ester boru Manurung (60) warga Serdang Bedagai, dan dua orang perempuan paruh baya serta seorang anak laki-laki belum bisa diketahui identitasnya. "Semua korban meninggal ini dalam kondisi luka parah di bagian kepala dan kaki," katanya.
Adapun korban luka antara lain Terasi Sitompul (52) yang juga sopir minibus MRT, Marolop Sitompul (16) warga Deli Serdang, Togap Manurung (38) warga Serdang Bedagai, dan Damen Sihombing (43) warga Rokan Hilir, Riau.
Pada sore tadi, pukul 15.30 minibus MRT Medan tujuan Tarutung terperosok ke dalam jurang sedalam 100 meter. Kendaraan bernomor polisi BK 1548 LA itupun belu bisa dievakuasi lantaran medan dan cuaca yang berat.
Demikian informasi yang diberikan Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor Toba Samosir Ajun Komisaris Mustar Panjaitan, Jumat (5/9) melalui sambungan telepon.

