Rabu, 1 Oktober 2014

News / Kesehatan

Tren Kasus Flu Burung Terus Menurun

Kamis, 4 September 2008 | 14:20 WIB

JAKARTA, KAMIS - Kasus flu burung pada manusia di dunia termasuk di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan pada tahun ini. Di Indonesia misalnya, pada tiga bulan terakhir hanya ditemukan rata-rata hingga dua kasus per bulan dan jauh lebih rendah dibanding bulan-bulan sebelumnya.

"Saya kira trennya semuanya menurun. Di seluruh dunia, bukan hanya di Indonesia,  kasus pada manusia terus menurun. Dalam tiga tahun terakhir bahkan sangat rendah yakni hanya satu dua kasus dalam sebulan. Sangat  rendah dibandingkan sebelumnya," ungkap Ketua Pelaksana Harian Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI), Bayu Krisnamurthi, di Jakarta, Kamis (4/9).

Tren penurunan kasus di Indonesia memang mulai tampak sejak awal 2008 ini. Data  Departemen Kesehatan pada awal semester kedua 2008 juga menunjukkan, jumlah kasus flu burung pada manusia menurun.  Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari bahkan menyatakan jumlah kasus merupakan yang terendah dibanding kasus yang terjadi di tahun 2005, 2006 dan 2007. (kompas.com 19 Juni 2008)

Menurunnya jumlah kasus, menurut Bayu merupakan indikasi positif, walaupun tren ini tetap harus diwaspadai mengingat risiko untuk meningkat tetap ada. "Penurunan itu tanda positif, walaupun jangan membuat kita terlena. Risiko masih tetap ada karena flu brung bersifat endemis, virusnya masih tetap ada di sekeliling kita," ungkap Bayu.

Penurunan jumlah kasus pada manusia, lanjut pejabat Deputi Menko Perekonomian itu, di antaranya dapat disebabkan banyak faktor seperti meningkatnya partisipasi dan kesadaran masyarakat hingga kualitas penanganan pasien yang semakin baik di rumah sakit.

"Masyarakat kini lebih tanggap, lebih paham dalam penanganan kasus. Mereka lebih hati-hati bila ada ayam mati dan sebagainya. Pengetahuan tentang flu burung juga naik secara signifikan. Treatment-nya (di rumah sakit)  mungkin sudah semakin maju, metodologinya juga lebih pas. Kemudian para peternak juga sudah lebih paham dalam menjaga ternaknya ," terangnya.

Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) per 19 Juni 2008 menunjukkan dalam tiga tahun terakhir di Indonesia tercatat 110 kematian dari  total 135 kasus flu burung pada manusia. Sekitar 60 persen kematian pada ini terjadi di wilayah Jakarta yang memiliki populasi 30 juta orang.


Editor :