Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 05:04 WIB
Selama Bulan Puasa Sumbar Tak Ramah pada Wisatawan
Agnes Rita Sulistyawaty | Kamis, 4 September 2008 | 07:44 WIB
|
Share:

KOMPAS/MAHDI MUHAMMAD
Dua perempuan menikmati keindahan alam saat matahari menjelang terbenam di Pantai Padang, Sumatera Barat. Pantai yang terletak kurang dari dua kilometer dari pusat kota itu menjadi tempat favorit untuk merintang waktu di sore hari.

TERKAIT:

PADANG, KAMIS - Pelaku pariwisata di Sumatera Barat meminta pemerintah tingkat kabupaten/kota untuk ikut mendukung pariwisata saat bulan puasa. Dukungan itu antara lain diwujudkan dengan tidak melarang restoran atau rumah makan untuk berjualan di siang hari.

Kepala Dinas Pariwisata, Seni, dan Kebudayaan Sumatera Barat James Hallyward, Rabu (3/9), mengatakan sebagian pemerintah kabupaten/kota di Sumbar menerapkan kebijakan yang tidak ramah terhadap wisatawan di saat bulan puasa.

”Tidak semua wisatawan yang datang ke Sumbar ini berpuasa. Wisatawan ini kesulitan mengakses sejumlah fasilitas umum seperti restoran atau tempat makan karena adanya larangan warung atau restoran untuk berjualan di siang hari selama bulan puasa,” tutur James.

Karena itu, dia berharap pemerintah daerah meninjau kembali kebijakan melarang rumah makan atau restoran untuk berjualan di siang hari.

Hal serupa dirasakan Maulana Yusran, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat. ”Kalau memang ada kebijakan ketat soal berbagai jenis fasilitas umum selama bulan puasa, langsung saja kita umumkan bahwa pariwisata di Sumbar tutup selama bulan puasa,” kata Maulana.