MOSKWA, RABU — Presiden Rusia Dmitry Medvedev sudah tidak lagi menganggap Mikheil Saakashvili sebagai Presiden Georgia.
"Bagi kami, rezim Georgia sekarang ini telah runtuh, Presiden Saakashvili tidak lagi ada di mata saya. Ia adalah mayat politik," kata Medvedev, Selasa (2/9) atau Rabu waktu Indonesia.
Pernyataan itu dilontarkan Medvedev menjawab pertanyaan seorang wartawan dari stasiun RAI Italia mengenai kemungkinan keikutsertaan Rusia dalam konferensi mengenai Kaukasus di Roma beberapa pekan mendatang. Saakashvili akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.
Medvedev mengatakan dalam wawancara yang disiarkan televisi Rusia bahwa Moskwa siap berbicara dengan masyarakat internasional mengenai semua masalah, termasuk resolusi pascakonflik di Kaukasus. "Namun kami ingin masyarakat internasional mengingat siapa yang memulai agresi dan siapa yang bertanggung jawab atas kematian orang," katanya.
Medvedev juga mengatakan, Moskwa tidak takut diusir dari Kelompok Delapan Negara Industri Maju karena krisis Georgia, seperti yang telah diusulkan beberapa negara Barat.
