JAKARTA, SELASA - Garuda Indonesia menyiapkan 44.533 kursi tambahan untuk penerbangan periode 25 September hingga 6 Oktober 2008 atau H-4 hingga H+6 masa mudik Lebaran. Penerbangan yang mendapat kursi tambahan itu antara lain dari Jakarta menuju Denpasar, Surabaya, Yogyakarta, Solo, Semarang, Padang, dan Batam.
”Penambahan kursi itu ada dua cara, yakni menambah jadwal pemberangkatan atau mengganti pesawat dengan yang kapasitasnya lebih besar,” kata Singgih Handoyo, Kepala Komunikasi Eksternal PT Garuda Indonesia, Senin (1/9).
Selain penerbangan dari Jakarta ke tujuh kota tersebut, penerbangan yang mendapat penambahan kursi adalah penerbangan Surabaya menuju Denpasar. Sedangkan rute internasional yang mendapat perlakuan serupa adalah penerbangan dari Jakarta ke Hongkong, Kualalumpur, dan Singapura.
Singgih menjelaskan, penambahan kursi itu dilakukan secara on the spot atau melihat situasi di lapangan. Dia mencontohkan, pada Lebaran 2007, karena permintaan tinggi, Garuda kembali menambah 13.604 kursi setelah melakukan penambahan 28.839 kursi. Dengan demikian, pada masa Lebaran tahun lalu, total kursi tambahan mencapai 42.443.
Maskapai penerbangan Mandala Air juga menambah 25.000 kursi untuk angkutan Lebaran tahun ini. Kota-kota tujuan pesawat Mandala antara lain Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Tarakan, Denpasar, dan Kupang.
Chief Executive Officer (CEO) Mandala, Warwick Brady, mengatakan Mandala menargetkan 350.000 hingga 450.000 penumpang selama masa Lebaran tahun ini. Dia menambahkan, Mandala sudah tidak lagi menggunakan pesawat jenis B 737-200 tetapi hanya menggunakan A320, A319, dan Boeing 737-400
Sementara itu, sejumlah biro perjalanan wisata di Kota Tangerang mulai menerima pemesanan tiket pesawat ke sejumlah kota di Indonesia. Konsumen rata-rata memesan tiket untuk tanggal keberangkatan H-3 hingga H-6. Harga tiket pada tanggal-tanggal tersebut lebih mahal Rp 150.000 hingga Rp 250.000 daripada harga normal.
Edi, karyawan sebuah biro perjalanan, mengatakan sebagian besar pesanan adalah tiket pesawat tujuan Yogyakarta, Surabaya, Solo, Denpasar, Medan, dan Makassar. Tentang harga tiket, Edi mengatakan, hal itu merupakan keputusan maskapai bersangkutan karena terkait tingginya permintaan sementara kapasitas terbatas.
Tingginya pemesanan tiket untuk mudik juga terjadi di loket-loket di Bandara Soekarno-Hatta. ”Walaupun ada kenaikan harga, pemesanan tetap tinggi. Bahkan, ada yang memesan tiga sampai empat seat. Soal harga, itu keputusan manajemen,” ujar seorang petugas di loket Batavia Air. (ANG/CEL)
Penambahan Kursi
Jakarta-Denpasar 18.740
Jakarta-Surbaya 2.200
Jakarta-Yogyakarta 3.388
Jakarta-Solo 1.952
Jakarta-Semarang 488
Jakarta-Padang 1.076
Jakarta-Batam 220
Surabaya-Denpasar 2.622
Jakarta-Hongkong 856
Jakarta-Kuala Lumpur 848
Jakarta-Singapura 11.507
Sumber: Garuda Indonesia
