Kamis, 2 September 2010
Selamat Datang   |      |  
KOMPAS
Ramadhan, Pusat Perbelanjaan di Jakarta Pesta Diskon
Senin, 1 September 2008 | 19:46 WIB

JAKARTA, SENIN-Bulan Ramadhan masih diambang pintu, namun beberapa peritel dan pusat perbelanjaan ramai-ramai menggelar pesta diskon. Produk yang banyak dipajang di gerai juga tidak jauh dari nuansa bulan Ramadhan dan Lebaran, seperti baju muslim wanita, baju koko, mukena, sajadah, dan sarung.

Ramayana Kramat Jati dan Ramayana Pasar Minggu menggelar diskon Ramadhan di hampir semua produk fashion. Diskon yang ditawarkan beragam, mulai dari 20 persen hingga 50+20 persen. Begitu pula dengan Matahari Cilandak Town Square (Citos) yang menawarkan diskon hingga 50 persen.

Di Ramayana Kramat Jati dan Ramayana Pasar Minggu, promosi dengan spanduk besar-besar dipasang di luar gedung hingga pintu masuk sehingga terlihat dari jalan raya. Namun, pesta diskon itu belum banyak menarik pengunjung di hari pertama puasa ini. Menurut karyawan Ramayana Pasar Minggu Endah, animo pengunjung pada hari ini, Senin (1/9) terbilang sepi. Biasanya, pengunjung mulai padat menjelang Lebaran. "Mungkin karena masih hari pertama puasa, jadi banyak yang malas keluar rumah," kata Endah.

Sedangkan di pusat perbelanjaan ITC Ambassador, beberapa toko pakaian dan sepatu juga menawarkan diskon meski belum terlihat heboh. Pakaian impor dari Jepang dan Korea turun dari harga Rp 150.000 menjadi Rp 95.000. Namun, harga keperluan ibadah mengalami kenaikan. Harga mukena bahan katun naik dari harga Rp 35.000 per satuan menjadi sekitar Rp 50.000-Rp 60.000 per satuan. Sedang untuk mukena bahan katun Jepang dan katun Paris naik dari harga sekitar Rp 300.000 per satuan menjadi Rp 500.000 per satuan.

Menurut karyawan toko mukena dan perlengkapan shalat Delis kenaikan harga mukena terjadi sejak 1 bulan menjelang puasa. "Satu bulan sebelum puasa banyak yang belanja dan barang menjadi susah, jadi harga naik," kata Delis, Senin (1/9). Adatnya, tutur Delis, menjelang Lebaran harga mukena kembali naik meski tidak signifikan. Pasalnya, permintaan meningkat dan stok barang terbatas. "Banyak orang belanja mukena untuk THR. Jadi, mereka ngambil sekali banyak," ujarnya. (ANI)

Penulis: ANI   |   Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.