Laporan Wartawan Kompas Nina Susilo
SURABAYA, MINGGU - Awal Ramadhan dipastikan jatuh pada 1 September 2008. Minggu (31/8) sore, tim rukyatul hilal Nahdlatul Ulama Jawa Timur melihat rembulan di tiga lokasi di Jatim.
Ketua Lajnah Falaqiyah Pengurus Wilayah NU Jatim Abd Salam Nawawi, mengatakan, hilal terlihat melalui pengamatan di Bukit Condro Gresik, Pantai Gebang Bangkalan, dan Pantai Serau Pacitan. Posisi hilal 5 derajat 48 menit dan 3 derajat 36 menit utara titik barat.
Berdasarkan hisab, kata Abd Salam, awal Ramadhan sudah memenuhi syarat karena ijtimak pukul 02.59 dan saat matahari terbenam, usia bulan sudah lebih dari 14 jam.
Hasil pengamatan tim rukyatul hilal ini selanjutnya disampaikan kepada Pengurus Besar NU. Hasil pelaksanaan rukyah di seluruh Indonesia dan penghitungan hisab, sidang itsbat. Selanjutnya awal Ramadhan 1429 H diputuskan melalui surat keputusan Menteri Agama.
Menurut Koordinator rukyatul hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat, PWNU Jatim mengirim 13 tim rukyatul hilal untuk melihat rembulan pertanda awal kalender secara kasat mata. Tim ini antara lain bertugas di Pantai Ngliyep Malang, Pantai Nambangan Surabaya, Tanjung Kodok Lamongan, Paseban Mencong, Pantai Kalbut Situbondo, Plengkung dan Pantai Ketapang Banyuwangi.
Tahun-tahun sebelumnya PWNU Jatim menerjunkan 11 tim. Penambahan ini, kata Abd Salam, disebabkan pengurus cabang menemukan lokasi-lokasi baru untuk mengamati hilal. Dengan terlihatnya hilal ini, awal Ramadhan 1429 H adalah 1 September. Awal Ramadhan ini sama untuk kalangan Muhammadiyah dan NU.

