Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 06:28 WIB
Hilal Tampak di 3 Titik di Jatim
Nina Susilo | Minggu, 31 Agustus 2008 | 19:19 WIB
|
Share:

SURYA/SUGIHARTO
Ribuan umat muslim memadati Masjid Al Akbar Surabaya untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaan pada malam pertama di bulan suci Ramadan, Minggu (31/8). Warga Surabaya sejak sore sudah memadati Masjid terbesar di Surabaya ini khidmat melaksanakan shalat tarawih

TERKAIT:

Laporan Wartawan Kompas Nina Susilo

SURABAYA, MINGGU - Awal Ramadhan dipastikan jatuh pada 1 September 2008. Minggu (31/8) sore, tim rukyatul hilal Nahdlatul Ulama Jawa Timur melihat rembulan di tiga lokasi di Jatim.

Ketua Lajnah Falaqiyah Pengurus Wilayah NU Jatim Abd Salam Nawawi, mengatakan, hilal terlihat melalui pengamatan di Bukit Condro Gresik, Pantai Gebang Bangkalan, dan Pantai Serau Pacitan. Posisi hilal 5 derajat 48 menit dan 3 derajat 36 menit utara titik barat.

Berdasarkan hisab, kata Abd Salam, awal Ramadhan sudah memenuhi syarat karena ijtimak pukul 02.59 dan saat matahari terbenam, usia bulan sudah lebih dari 14 jam.

Hasil pengamatan tim rukyatul hilal ini selanjutnya disampaikan kepada Pengurus Besar NU. Hasil pelaksanaan rukyah di seluruh Indonesia dan penghitungan hisab, sidang itsbat. Selanjutnya awal Ramadhan 1429 H diputuskan melalui surat keputusan Menteri Agama.

Menurut Koordinator rukyatul hilal PWNU Jatim HM Sholeh Hayat, PWNU Jatim  mengirim 13 tim rukyatul hilal untuk melihat rembulan pertanda awal kalender secara kasat mata. Tim ini antara lain bertugas di Pantai Ngliyep Malang, Pantai Nambangan Surabaya, Tanjung Kodok Lamongan, Paseban Mencong, Pantai Kalbut Situbondo, Plengkung dan Pantai Ketapang Banyuwangi.

Tahun-tahun sebelumnya PWNU Jatim menerjunkan 11 tim. Penambahan ini, kata Abd Salam, disebabkan pengurus cabang menemukan lokasi-lokasi baru untuk mengamati hilal. Dengan terlihatnya hilal ini, awal Ramadhan 1429 H adalah 1 September. Awal Ramadhan ini sama untuk kalangan Muhammadiyah dan NU.