ST PAUL, MINGGU - Keamanan super ketat akan diberlakukan pada Konvensi Nasional Partai Republik untuk menghindari terulangnya kekacauan yang terjadi dalam kegiatan yang sama tahun 2004, saat lebih dari 1.800 orang ditahan.
Ribuan pemrotes , sebagian besar para aktivis antiperang Irak, diperkirakan akan berdemonstrasi dekat lokasi konvensi yang berlangsung empat hari mulai Senin (1/9) di Pusat Energi Xcel Saint Paul. Konvensi itu untuk meresmikan Senator John McCain sebagai kandidat presiden.
Pada Sabtu (30/9) pagi waktu setempat, lokasi sekitar pusat itu dinyatakan sebagai "zona larangan" bagi lalulintas dengan blok-blok polisi mengalihkan kendaraan dari gedung itu. Presiden George W Bush dijadwalkan berpidato pada hari pertama.
Salah satu tindakan pengamanan polisi adalah menggeledah sejumlah rumah, Sabtu, dan menahan lima orang untuk mencegah terjadinya kejahatan. Kepala polisi daerah Ramsey, Bon Fletcher dalam satu pernyataan mengatakan operasi itu ditujukan pada satu kelompok penjahat yang beranggotakan 35 , bernama RNC Welcome Comittee. Polisi telah menyita barang-barang seperti kapak, pisau, ketapel dan bahkan tempat-tempat air seni, katanya. "Mereka berencana menggangu konvensi dengan memblokade bus-bus delegasi-delegasi partai Republik dan melanggar keamanan," kata Fletcher.
Keamanan akan diberlakukan oleh badan-badan pemerintah untuk menjaga sekitar 45.000 delegasi, tamu dan wartawan yang datang ke lokasi itu. Gedung itu ditutup Sabtu petang untuk pengamanan. "Tujuan kami adalah memperkuat dan melaksanakan tugas dengan sejumlah badan yang ikut serta dalam satu rencana keamanan yang akan menghasilkan lingkungan yang aman dan terjamin bagi semua," kata jurubicara dinas rahasia AS Darrin Blackford. "Kami telah berhasil dalam membangun rencana itu bersama dengan pihak berwenang lokal dalam 15 bulan belakangan ini," katanya.
Konvensi partai Republik terakhir empat tahun lalu di kota New York ditandai dengan protes-protes yang belum pernah terjadi sebelumnya , termasuk satu unjukrasa besar-besaran sebelum konvensi itu dan penyusupan-penyusupan para pemrotes dalam pertemuan itu. Sekitar 1.806 orang secara resmi ditahan , mayoritas terbesar dikenakan tuduhan-tuduhan ringan, yang kemudian dibebaskan.
Pekan lalu, ribuan orang melakukan protes dekat konvensi partai Demokrat di Denver , Colorado , di mana Senator Barack Obama dikukuhkan sebagai kandidat presiden partai itu. Tetapi unjukrasa-unjukrasa itu sebagian besar dilakukan para aktivis anti perang Irak berlangsung sacara damai.
Beberapa pengunjukrasa mengemukakan kepada suratkabar-suratkabar lokal bahwa protes-protes lebih besar menurut rencana akan diselenggarakan di sini pekan depan, khususnya terhadap Bush yang mengivasi Irak pada 2003. "Kami siap menghadapi satu jumlah pemrotes yang besar. Tetapi kami tidak kuatir pada para pemrotes itu," kata Wali Kota St Paul, Chris Colemen.
Ditanya tentang kekhawatiran atas terulangnya kekacauan du New York itu, Blackford mengatakan, "Kami siap menghadapi kejadian apapun yang mungkin membutuhkan banyak penahanan," katanya menambahkan.
Polisi St Paul kabarnya telah menyiapkan satu lapangan terbuka yang mampu menampung ratusan orang yang ditahan. Pekan lalu , empat orang ditahan di Denver dan dituduh memiliki senjata api dan narkoba, dalam apa yang semula dikuatirkan mereka aadalah satu komplotan untuk membunuh Obama, kata laporan-laporan media.
Kantor Kejaksaan Agung AS kemudian mengatakan para pejabat penegak hukum sangat yakin tidak ada ancaman yang serius terhadap kandidat itu. Menjelang insiden itu, para anggota staf McCain dalam markas besar kampanye Colorado dikarantina sebentar setelah menerima sepucuk surat berisikan satu ancaman dan bubuk putih yang mencurigakan. Tetapi dinas rahasia mengatakan barang itu tidak berbahaya.
