Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 06:25 WIB
Inventor Remaja Beradu Inovasi
Briko Alwiyanto | Sabtu, 30 Agustus 2008 | 19:05 WIB
|
Share:

JAKARTA,SABTU - Sebanyak 15 finalis dari berbagai daerah di Indonesia, hari ini berkompetisi memperebutkan penghargaan National Young Innovator Award (NYIA) 2008 di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PPiptek) Taman Mini Indonesia Indah.  NYIA merupakan ajang untuk menjaring inovator remaja ke kompetisi tingkat regional atau international.

"Sebanyak enam finalis akan dipilih untuk mewakili Indonesia ke International Exhibition for Young Investors (IEYI) di Taiwan, September 2008 ," ujar Dr. Neni Sinta Wardani, Kepala Biro Kerjasama dan Pemasyarakatan Iptek Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, Sabtu (30/8). 

 

Adiyah, salah satu peserta dari Alor, Nusa Tenggara Timur, membuat inovasi berupa es krim yang terbuat dari sayuran labu kuning. "Labu kuning, di tempat kami sebagai sayuran dan makan an ternak. Kami mencoba membuatnya menjadi es krim, dan berhasil," katanya.  

 

Peserta yang berumur 8 - 18 tahun diharapkan dapat termotivasi dan meningkatkan kemampuan dalam bidang inovasi teknologi. Untuk itu, tidak sekedar pintar untuk dijadikan patokan sebagai peneliti yang berkualitas. "Sabar dan kejujuran menjadi modal penting untuk menjadi peneliti yang berkualitas ," ujar Prof.Dr.Anung Kusnowo, M.Tech, Ketua Dewan Juri pada ajang tersebut.  

 

Dewan Juri NYIA kali ini terdiri dari: Prof. Dr. Anung Kusnowo, M.Tech (Ketua Dewan Juri LIPI), Dr. Subiyanto (LIPI), Dr. Nuning Damayanti (ITB), Dr. Finarya Legoh (PPiptek), Ir. R. Doddy Andy Darmajana (LIPI).