Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:34 WIB
Rusia Berusaha Rebut South Ossetia
Jimmy Hitipeuw | Jumat, 29 Agustus 2008 | 18:51 WIB
|
Share:

(Getty Images/VIKTOR DRACHEV)
Pasukan Rusia menggulingkan ban APC di sebuah jalan di kota South Ossetia, Tskhinvali, 29 Agustus 2008.

TERKAIT:

TSKHINVALI, JUMAT - Rusia berupaya merebut provinsi separatis Georgia, South Ossetia, secara bertahap. Keinginan tersebut terungkap 3 hari setelah Moskow mengakui South Ossetia sebagai negara yang merdeka untuk memancing kritik dari Barat.
 
Pemimpin parlemen South Ossetia Znaur Gassiyev menjelaskan Presiden Dmitry Medvedev dan pemimpin South Ossetia Eduard Kokoity membahas masa depan wilayah tersebut awal pekan ini di Moskow. Gassiyev menerangkan Rusia akan memasukkan wilayah South Ossetia dalam beberapa tahun mendatang atau lebih awal.

Menurut Gassiyev, perbincangan itu telah ditekankan oleh Dmitry Medvedev dan Eduard Kokoity. Sementara juru bicara Kremlin di Moskow menjelaskan tidak terdapat informasi resmi mengenai perundingan tersebut.
 
Wakil Ketua Parlemen Georgia Gigi Tsereteli menjelaskan pernyataan itu tidak dapat ditanggapi secara serius. "Rezim separatis Abkhazia dan South Ossetia serta pemerintah Rusia telah terputus dari realita," kata Tsereteli.
 
"Perkembangan yang ada saat ini sudah jauh berbeda dan Rusia tidak akan bisa lagi menduduki wilayah teritorial Georgia yang berdaulat," tambah Tsereteli."Rezim Abkhazia dan South Ossetia seharusnya memikirkan kenyataan bahwa apabila kedua wilayah itu menjadi bagian wilayah Rusia maka wilayah tersebut akan berasimilasi serta berakhir eksistensinya."

Sumber :
AP