Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:14 WIB
Gus Dur: Konspirasi Tingkat Tinggi Gembosi PKB
Helena Fransisca | Kamis, 28 Agustus 2008 | 18:59 WIB
|
Share:

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO
Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) versi Musyawarah Luar Biasa Parung Abdurrahman Wahid memberikan tausyiah di hadapan peserta Dialog Kebangsaan Pemberantasan Korupsi di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Minggu (15/6). Dialog itu diikuti tokoh legislatif dan eksekutif dari PKB.

TERKAIT:

BANDAR LAMPUNG, KAMIS - Terkait konflik internal Partai Kebangkitan Bangsa, Ketua Umum Dewan Syuro DPP PKB KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menuding adanya konspirasi tingkat tinggi yang bermain untuk menggembosi PKB.

Hal itu ditunjukkan oleh sikap KPU yang menerima pencalegan PKB dari kubu Muhaimin Iskandar yang tidak berdasarkan Muktamar Semarang, serta banyaknya pemecatan pengurus DPW/DPC di lingkungan PKB tanpa persetujuan Dewan Syuro baru-baru ini.

Gus Dur dalam kesempatan silaturahmi dengan para kyai sesepuh warga NU Lampung di Bandar Lampung, Kamis (28/8) mengatakan, Mahkamah Agung sudah memutuskan, terkait konflik internal PKB, seluruh pengurus yang berseteru diminta kembali ke Muktamar Semarang. Artinya, Ketua Tertinggi Dewan Syuro PKB tetap Gus Dur, Sekretaris Dewan Syuro H Muhyidin Arubusman, Ketua Umum Dewan Tanfidz adalah Muhaimin Iskandar dengan sekjennya Lukman Eddy.

"Semua sudah dikembalikan ke jalur yang benar. Konflik dalam tubuh PKB ini tak lepas dari konspirasi dari luar untuk menganggu PKB. Sebab dipandang kalau tak dihancurkan PKB akan menang. Kondisi PKB sekarang dari luar seperti tidak ada apa-apa, padahal di dalamnya remuk. Ada pihak yang seolah-oah menjaga PKB, sebenarnya malah merusak," ujar Gus Dur.