Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 08:56 WIB
Soetrisno: Kalau Ada Artis Senyum Melulu
Rita Ayuningtyas | Rabu, 27 Agustus 2008 | 14:28 WIB
|
Share:

SURYA/SUGIHARTO
Derry Drajat (kanan) bersama Poppy Merkury menunjukkan kartu anggota Partai Amanat Nasional (PAN) usai dikukuhkan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III PAN di Hotel JW Marriott Surabaya, Jawa Timur, Kamis (29/5). Rakernas berlangsung hingga Sabtu (31/5).

TERKAIT:

JAKARTA, RABU — Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mengungkapkan, salah satu alasan PAN merekrut selebritis menjadi calon legislatif (caleg) karena selebritis tidak identik dengan korupsi.

PAN lebih baik mencalonkan artis daripada politisi yang identik dengan tindak pidana korupsi. Menurut dia, belum pernah ada artis yang terlibat kasus korupsi dan digiring ke KPK.

"Yang diambil KPK itu kan politisi semua, bukan artis. Artis itu penyejuk agar tidak serius. Selama ini politisi serius melulu tiba-tiba ada yang terkena stroke. Kalau ada artis jadi senyum melulu," jelasnya.

Dia mengaku tidak masalah jika partainya memiliki nama lain Partai Artis Nasional. "Enggak apa-apa berubah jadi Partai Artis Nasional. Itu kan yang milih rakyat. Tapi selama ini kami memiliki lembaga konsultan yang mendidik artis menjadi caleg. Saya rasa waktu cukup untuk mendidik mereka hingga Oktober 2009. Artis itu manusia juga. Hal yang paling penting, ini tidak melanggar UU," tukasnya.(BOB)