DENVER, RABU — Hillary Rodham Clinton akhirnya naik panggung Konvensi Nasional Partai Demokrat, Selasa (26/8) malam atau Rabu (27/8) pagi waktu Indonesia. Butuh beberapa menit sebelum ia mulai mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk bicara dalam forum sepenting itu.
"Saya sangat terhormat bisa berdiri di sini. Saya bangga menjadi Demokrat dan bangga menjadi Senator New York. Dan saya sangat bangga menjadi pendukung Barack Obama," kata Hillary sebagai salam pembuka.
Ia mengingatkan bahwa ini waktu bagi kaum Demokrat untuk bersatu dalam satu tim untuk mencapai satu tujuan, yaitu mengembalikan Partai Demokrat ke Gedung Putih.
Selama berbicara , Michelle Obama, istri Barack Obama, memandang tanpa berkedip mantan ibu negara yang berbicara dengan intonasi pelan tapi keras. Sementara, sang suami, Bill Clinton, memandang dengan mata berkaca-kaca dan sesekali menangkupkan kedua telapak tangannya di depan mulut. Ribuan undangan juga terkesima.
Hillary menegaskan, Barack Obama adalah calon Demokrat dan seluruh pendukung Demokrat harus berjuang tanpa kenal lelah agar dia menjadi presiden. Hillary mengatakan, Obama punya pendamping yang luar biasa, yaitu Michelle, dan calon wakil presiden, Joe Biden. "Barack Obama dan Joe Biden adalah masa depan bagi negara besar ini," kata Hillary menutup pidatonya.

