Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 03:44 WIB
McCain Lirik Celah Kelemahan Obama di Konvensi
Jimmy Hitipeuw | Rabu, 27 Agustus 2008 | 09:41 WIB
|
Share:

(Getty Images/Max Whittaker)
Hillary Rodham Clinton berbicara di hari kedua Konvensi Nasional Demokrat, Denver, 26 Agustus 2008

TERKAIT:

DENVER, RABU — Hillary Rodham Clinton mengambil peran yang semestinya tidak diperankannya pada malam kedua Konvensi Nasional Demokrat di Denver, Selasa (26/8) waktu setempat atau Rabu (27/8). Peran yang dimaksud adalah mengimbau para pendukung setianya untuk mengalihkan dukungan ke Obama, senator Illinois yang menghapus harapannya menjadi presiden perempuan pertama AS. 

Penampilan Hillary di konvensi tersebut menjadi sorotan utama walaupun misi itu jauh dari peran yang pernah diimpikannya lebih dari setahun lalu saat ia berambisi menjadi presiden. Pudar harapannya untuk meraih delegasi yang ditentukan oleh konvensi, Hillary juga dihadapkan pada kenyataan tidak terpilih sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Obama menuju pemilihan presiden AS, November mendatang.
 
Obama yang berupaya menjadi presiden kulit hitam pertama di AS membutuhkan suara dari pendukung Hillary, terutama dari kalangan warga kulit putih, yaitu masyarakat pekerja yang cukup menentukan dalam ajang perebutan tampuk kekuasaan di Gedung Putih. Sebagian besar pendukung Hillary belum rela menyuarakan dukungan mereka ke Obama.

Hal itu tampak setelah Obama menunjuk Joe Biden dan bukan Hillary sebagai calon wakil presidennya. Rupanya, kerenggangan ini dilirik oleh wakil presiden AS dari Partai Republik, John McCain, yang berupaya memperuncing masalah.

Selasa (26/8) kemarin, kubu kampanye McCain memunculkan iklan terbaru dengan memfokuskan kritik yang pernah dilontarkan Hillary soal ketidaksiapan Obama menjadi pemimpin. Selain menyudutkan rivalnya di masalah keamanan nasional, McCain juga mengkritik sikap Obama yang menentang kebijakan pengeboran minyak di lepas pantai pada saat harga minyak dunia melambung tinggi. Hal ini mengakibatkan McCain berhasil mengejar ketertinggalan angka dukungan dari Obama dalam beberapa jajak pendapat popularitas belakangan.
 
Kalangan Demokrat berupaya menjembatani kerenggangan yang terjadi dengan mencari peran yang pantas bagi Hillary dan suaminya, mantan Presiden Bill Clinton. Demokrat berupaya memuaskan keluarga Clinton dengan memberikan sorotan khusus yang lebih besar ketimbang ke Obama selama berlangsung konvensi.

Demokrat sepakat menjadikan Bill Clinton sebagai pembicara utama dalam konvensi, Rabu (27/8) ini. Hal itu dilakukan walaupun Bill Clinton tidak sepenuh hati menaruh dukungan bagi Obama.

Sumber :
AP