Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 03:06 WIB
Anwar Nasution Panggil Paskah Suzetta
Rita Ayuningtyas | Senin, 25 Agustus 2008 | 15:07 WIB
|
Share:

JAKARTA, SENIN - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Anwar Nasution, mengaku memanggil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Ketua Bapennas, Paskah Suzetta, ketika mengetahui adanya masalah di Bank Indonesia (BI). Anwar meminta agar Paskah yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR membicarakan masalah tersebut dengan pihak Bank Indonesia.

"Malu kita besok kalau begini. Kamu harus menyelesaikan ini. Dia jawab jika Burhanuddin (mantan gubernur BI)-lah yang harus menyelesaikan persoalan ini. Saya bilang, kalian harus bicarakan ini," ujar Anwar saat bersaksi di depan majelis hakim sidang kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Senin (25/8).

Selain itu, Anwar juga memanggil Burhanuddin Abdullah pada 5 Juli 2005, untuk membicarakan tentang selisih perhitungan dari BPK. Dia mengaku memberi waktu kepada Burhanuddin untuk memperbaiki laporan keuangan BI dan YPPI.

Lalu, lanjutnya, sejumlah mantan pejabat BI, Oey Hoey Tiong, Rusli Simanjuntak, Aulia Pohan, dan sekretaris Anwar, juga pernah menemuinya. Menurut orang nomor satu di BPK itu, mereka meminta saran tentang penyelesaian kasus tersebut.

"Saya katakan yang Anda lakukan itu merupakan tindakan kriminal serius. Pertama, manipulasi pembukuan dan pengambilan uang secara tunai yang melanggar undang-undang," jelas Anwar.