MILAN, SENIN - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho mengaku bahagia mampu membawa timnya juara Piala Super Italia, setelah menang adu penalti atas AS Roma, Minggu atau Senin (25/8) dini hari. Sukses itu dia dedikasikan kepada mantan pelatih Inter Milan, Roberto Mancini (Mancio), juga untuk menjawab orang yang menilai bahwa sepakbola Italia (calcio) menjemukan.
"Sejak awal kami menginginkan juara Piala Super Italia. Kami akhirnya juara dan memang pantas memenangkannya. Kami melakukan pertandingan dengan baik selama 120 menit," ujarnya.
Inter sempat memimpin dua kali, tapi akhirnya mampu disamakan AS Roma 2-2. Pertandingan diperpanjang, hasilnya tak berubah dan dilakukan adu penalti. Dalam adu penalti, Inter unggul 6-5.
"Saya percaya kami telah bermain bagus, bahkan sangat bagus. Tapi, kami harus mengakui bahwa Roma melakukan pertandingan dengan brilianjuga. Untuk semua orang di luar Italia yang mengatakan bahwa sepakbola Italia membosankan, pertandingan yang menarik ini adalah jawaban dan responsnya," kata Mourinho.
Ini merupakan gelar resmi pertama yang dipersembahkan Mourinho kepada Inter Milan, sejak dia menggantikan Roberto Mancini, Juli lalu. Sebelumnya, dia telah mempersembahkan trofi tak resmi, Piala Eusebio.
"Saya selalu punya rekor buruk dengan adu penalti. Kalah di Piala Liga di Inggris dan kemudian kalah di semifinal Liga Champions," katanya.
"Sekarang saya ingin menunjukkan bahwa saya telah memenangkan Piala Super Italia. Tapi, saya hanya separo berpartisipasi, karena Roberto Mancini yang membawa tim ini meraih scudetto hingga Inter berhak tampil di Piala Super. Maka, Mancini juga berhak mendapat bagian dari sukses ini," jelasnya. (CH4)
