Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 02:27 WIB
Ditopang Komoditas, IHSG Naik 18 Poin
Erlangga Djumena | Kamis, 21 Agustus 2008 | 16:09 WIB
|
Share:

JAKARTA, KAMIS - Bursa Efek Indonesia atau BEI berhasil mempertahankan penguatannya di tengah-tengah merahnya mayoritas indeks-indeks bursa utama regional. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG Kamis (21/8) sore ditutup menguat 18,553 poin (0,90 persen) ke posisi 2.088,251, turun dari penutupan sesi pagi pada 2.094,961.

Sedangkan indeks Kompas100 bertambah 4,708 poin (0,93 persen) pada 510,232. Indeks 45 saham blue chip LQ45 bertambah 4,273 poin (1,00 persen) menjadi 431,042. Serta Jakarta Islamic Index (JII) naik 7,089 poin (2,13 persen) ke posisi 340,107.

Saham-saham komoditas kembali menopang penguatan indeks dengan indeks sektor perkebunan dan sektor pertambangan lebih dari 2 persen. Penguatan indeks agak tertahan dengan masih merahnya sektor perbankan.

Perdagangan hari ini didominasi 109 saham naik dibanding 67 saham turun dan 70 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 2,788 miliar saham dengan nilai Rp 3,112 triliun dari 50.836 kali transaksi.

Saham-saham yang masuk top gainer antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp 1.300 ke Rp 24.400. Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 700 Rp 17.000. PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 ke Rp 13.650. United Tractor (UNTR) naik Rp 550 ke Rp 10.400.  Serta London Sumatra (LSIP) naik Rp 200  Ke Rp 5.750

Sedangkan saham yang masih di top lossers, antara lain Bank Danamon (BDMN) turun Rp 200 ke Rp 5.100. Gudang Garam (GGRM) turun Rp 150 ke Rp 6.200. Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 ke Rp 2.825. Serta Indosat (ISAT) turun Rp 50 ke Rp 5.950.