Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:56 WIB
Jelang Eksekusi Amrozi Cs, Patroli di Alur Pelayaran Cilacap Meningkat
Madina Nusrat | Selasa, 19 Agustus 2008 | 15:05 WIB
|
Share:

 

 

Laporan Wartawan Kompas Madina Nusrat

CILACAP, SELASA - Patroli di sekitar alur pelayaran Cilacap, selama sepekan ini meningkat dari delapan kali sehari menjadi 10 kali lebih sehari. Peningkatan frekuensi patroli itu tak lain untuk meningkatkan pengamanan menjelang pelaksanaan eksekusi tiga terpidana mati Bom Bali, di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelamatan dan Penjagaan Kantor Administratur Pelabuhan Tanjung Intan, Aher Priyatno, Selasa (19/8). "Sekarang ini, patroli di alur pelayaran sudah sampai 10 sampai 15 kali lebih sehari," ucapnya.

Patroli itu, menurutnya, dilaksanakan secara mobil dari perairan sekitar Pantai Karang Bolong, Kabupaten Kebumen, hingga Dermaga PT Holcim di Cilacap. Kedua lokasi perairan itu memakan jarak tempuh sekitar 30 kilometer.

Setiap kali patroli, Administratur Pelayaran Tanjung Intan baru dapat mengerahkan dua armada karena dua armada lainnya sedang diperbaiki. "Walaupun hanya dua armada, tetapi kami tetap melaksanakan pengawasan secara optimal," lanjutnya.

Kawasan perairan sekitar Kebumen hingga Cilacap, menurutnya, memang cukup rawan bagi keamanan Nusakambangan, terutama untuk kawasan selat antara Cilacap dan Nusakambangan. Lebar selat itu hanya berjarak 600 sampai 800 meter sehingga mudah untuk diseberangi, meskipun hanya dengan berenang. "Bagi orang yang kuat berenang, selat itu bisa diseberangi dan dia bisa sampai di Nusakambangan. Karena itu perlu dijaga secara ketat," lanjutnya.