JAKARTA, SENIN - Konvoi kendaraan sejumlah pemuda yang tengah merayakan HUT ke-63 Kemerdekaan RI berbuah peristiwa tawuran. Aksi keributan tersebut berlangsung di Jalan Bulungan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/8). Seorang pelajar babak belur dan terluka di bagian wajahnya akibat peristiwa itu.
Menurut Budi, pedagang gorengan yang berjualan di sekitar lokasi kejadian, sekelompok pemuda-pemudi yang berkendara itu beriringan dari arah Gedung Kejaksaan Agung menuju Blok M Plaza sekitar pukul 16.00. "Mereka banyak juga. Ada sekitar 100 orang naik motor dan mobil. Yang cewek pada duduk di jendela mobil," ujar Budi.
Saat mereka melintas, di dekat Blok M Plaza berkumpul puluhan siswa salah satu SMAN di kawasan Kebayoran Baru yang pada pagi harinya mengikuti upacara bendera. Saat rombongan pemuda itu melewati siswa yang sedang nongkrong, salah satu siswa SMAN meledek mereka. Lantaran tersinggung, para pemuda tersebut kemudian turun dan menyerang seorang siswa.
Siswa tersebut dipukuli hingga memar di bagian wajah. Hidungnya pun mengeluarkan darah. Tidak mau tinggal diam, puluhan siswa SMAN menyerang balik para pemuda tesebut. Dua pemuda anggota rombongan juga dipukuli oleh para pelajar itu. Namun para pemuda yang konvoi tersebut malah mengeluarkan senjata tajam dan ikat pinggang yang kepalanya terbuat dari gir sepeda.
Aksi tawuran massal itu tidak dapat dihindari. Mereka saling pukul satu sama lain dengan kayu dan bambu yang ada. Sebab, pemuda yang konvoi membawa beberapa bendera Merah Putih dengan tongkat bambu dan bendera bertuliskan Psycho. Kebanyakan pemuda-pemudi usia belasan itu mengenakan celana dan rok seragam putih sekolah. Sedangkan beberapa lainnya mengenakan kaus dan celana jins.
Keributan berlangsung sekitar 15 menit, para pedagang di lokasi dan warga sekitar membubarkan mereka dengan paksa. Para pemuda rombongan konvoi akhirnya pergi meninggalkan lokasi. Tidak ada korban luka berat dalam kejadian tersebut. Suasana tegang masih terasa hingga sore hari. Puluhan siswa SMAN masih bertahan di depan sekolah mereka sambil berjaga-jaga. (SAB)

