Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 01:48 WIB
Georgia akan Menjadi Anggota NATO
Tri Wahono | Senin, 18 Agustus 2008 | 01:13 WIB
|
Share:

TBILISI, MINGGU - Dalam lawatannya ke ibukota Georgia, Tbilisi, Minggu (17/8), Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan negara bekas republik Uni Soviet yang kini berselisih dengan Rusia itu akan bergabung dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

"Georgia akan menjadi anggota NATO jika negara itu menginginkannya--dan mereka memang menginginkannya," kata Merkel sebelum berunding dengan Presiden Georgia Mikheil Saakashvili. Pernyataan Merkel itu merupakan dukungan paling kuat terhadap Georgia untuk bergabung dengan NATO yang sebelumnya mendapat tantangan keras dari Rusia.

Dalam jumpa pers usai pertemuan tersebut, Merkel menyatakan proses masuknya Georgia ke dalam NATO semakin dekat. Anggota NATO saat ini tinggal menentukan kapan Georgia akan bergabung ke dalam persekutuan militer tersebut.

Selain membahas hal tersebut, kedatangan Merkel di Tbilisi juga untuk memberikan dukungan bagi Saakashvili seperti yang lebih dulu dilakukan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy dan Menteri Luar Negeri AS Condoleezza Rice pekan lalu. Ia juga mendesak penarikan pasukan Rusia dari wilayah Georgia.

"Penarikan pasukan Rusia merupakan tugas paling mendesak," kata Merkel, yang berdiri berdampingan dengan Saakashvili pada jumpa pers itu. "Saya mengharapkan penarikan cepat pasukan Rusia, yang hingga kini belum terjadi seperti yang kami harapkan," tambahnya.

Saat ini, pasukan Rusia masih bertahan di wilayah utara dan barat Georgia, termasuk beberapa satuan di daerah-daerah yang berjarak tempuh sekitar setengah jam dengan kendaraan dari Tbilisi. Rusia menyatakan, pasukan reguler akan mulai ditarik Senin (18/8), namun prajurit penjaga perdamaian Rusia yang jumlahnya tidak dirinci akan tetap berada di wilayah itu.

Sumber :
Antara