Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 23:02 WIB
Rusia: Polandia Berisiko Terkena Serangan Rudal
Jimmy Hitipeuw | Jumat, 15 Agustus 2008 | 22:32 WIB
|
Share:

MOSKOW, JUMAT - Kesepakatan Polandia untuk menyediakan wilayahnya sebagai pangkalan interseptor rudal AS menjadikan negara eks komunis ini rawan terserang senjata nuklir. Ancaman yang dikeluarkan oleh Jenderal terkemuka Rusia, Anatoly Nogovitsyn, itu merupakan ancaman terkeras yang dikeluarkan Rusia untuk menentang rencana pemasangan perangkat pertahanan anti-rudal di bekas negara Soviet.

Polandia dan AS telah mengesahkan kesepakatan Kamis (14/8) kemarin untuk menjadikan bagian wilayah Polandia sebagai pangkalan interseptor rudal. Kesepakatan itu, menurut AS, ditujukan untuk memblokir kemungkinan serangan dari negara-negara tidak bersahabat. Namun demikian, Moskow merasa kesepakatan Polandia dan AS itu diarahkan ke persenjataan rudal Rusia.  

"100 persen Polandia berisiko diterjang oleh serangan rudal," ujar Nogovitsyn, deputi kepala staf militer Rusia. Nogovitsyn menekankan peringatan Rusia yang telah disampaikan berulangkali bahwa pemasangan pelengkapan pertahanan rudal di Polandia dan Republik Ceko akan berbuntut pada respon militer.

Sementara AS menerangkan kesepakatan kerjasama pertahanan dengan Polandia itu tidak ditujukan untuk  melecehkan wibawa pemerintah Rusia di tengah berlangsungnya ketegangan hubungan regional akibat bentrokan bersenjata antara pasukan Rusia dan Georgia. Washington menerangkan sistem pertahanan yang belum dioperasikan itu ditujukan untuk melindungi AS dan Eropa dari kemungkinan serangan rudal negara- negara tidak bersahabat seperti Iran.

Sumber :
AP