GORI, JUMAT - Pasukan Rusia mengijinkan masuknya suplai kemanusiaan ke kota Gori walaupun tetap memblokade kota yang terletak 45 mil sebelah barat ibukota Georgia, Tbilisi. Dengan memblokade kota yang secara strategis terletak di jalan utama timur-barat Georgia tersebut, pasukan Rusia menguasai sebagian wilayah Georgia.
Beberapa kendaraan militer Rusia memblokade jalan bagian timur yang mengarah ke Gori Jumat (15/8) ini, walaupun pasukan Rusia mengijinkan masuknya sebuah truk Georgia yang mengangkut roti. "Kota Gori nampak tenang, namun saat ini banyak masalah yang muncul berkaitan dengan urusan pangan," kata Alexander Lomaia, kepala dewan keamanan nasional Georgia.
Pasukan Rusia juga terdapat di beberapa kota lainnya di Georgia, termasuk kota pelabuhan Laut Hitam, Poti. Namun, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Georgia Shota Utiashvili menerangkan tidak terdapat pasukan Rusia di kota Kutaisi, kota terbesar kedua Georgia, walaupun laporan yang beredar menyebutkan pasukan Rusia bergerak ke arah Kutaisi malam tadi.
Pemblokadean yang dilakukan pasukan Rusia di Gori semakin memperkeruh ketidakpastian sikap Rusia terhadap konflik di Georgia. Ketidakpastian itu muncul beberapa hari setelah Rusia dan Georgia mengisyaratkan akan menerima kesepakatan gencatan senjata yang diprakarsai oleh Perancis dan sepekan setelah Georgia menyerang 2 provinsi separatis, South Ossetia dan Abkhazia.

