NEW YORK, JUMAT - Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengungkapkan keprihatinan dan kekhawatirannya atas dampak kemanusiaan dari konflik saat ini bagi penduduk sipil di Georgia.
Dalam suatu pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor pers Sekjen PBB, Kamis (14/8) atau Jumat (15/8), Ban mengatakan konflik itu telah menyebabkan korban jiwa dan cedera, menghancurkan properti dan infrastruktur serta semakin banyak warga kehilangan tempat tinggal.
Meskipun menyambut baik kesepakatan gencatan senjata yang dicapai Georgia dan Rusia, Ban mencatat bahwa di sana masih ada laporan terus terjadinya kekerasan, dan warga sipil menanggung akibatnya.
"Beliau mengingatkan semua pihak memenuhi kewajiban mereka untuk menghormati dan melindungi warga sipil sesuai dengan hukum kemanusiaan internasional dan hukum hak asasi manusia. Segala peperangan harus segera diakhiri dan negara tanpa hukum harus berakhir," katanya.
Ban mengatakan badan dunia itu siap sedia membantu kedua negara untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar kemanusiaan bagi penduduk yang terkena dampak konflik tersebut.

