Laporan wartawan Kompas Sindy Fathan Mubina
SURABAYA, SELASA — Tempat kejadian perkara pembunuhan berantai yang dilakukan Very Idam Henyansyah alias Ryan masih diamankan Polda Jatim. Demikian diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Polda Jawa Timur Kombes Pol Rusli Nasution saat menyerahkan jenazah Graddy Adam, salah satu korban Ryan, di belakang kamar instalansi forensik RS Bhayangkara, Surabaya.
"TKP di Jombang masih diamankan, jadi tidak benar bila orangtua Ryan sudah menempatinya," ujar Kombes Pol Rusli, Selasa (12/8) di Surabaya, menanggapi pemberitaan yang menyebut orangtua Ryan telah kembali ke rumah yang dipakai Ryan menghabisi para korbannya.
Mengenai perkembangan kasus Ryan di Jombang, Kombes Pol Rusli mengatakan, meski pemeriksaan dengan lie detector terhadap Ryan dan orangtuanya sudah selesai, hasilnya masih diolah Labfor Mabes Polri.
Sementara enam jenazah korban Ryan lain di Jombang yang belum diserahkan pada keluarganya masih menunggu pemeriksaan DNA dari Mabes Polri. "Tidak tahu apakah seminggu atau 10 hari lagi karena sampel DNA baru diambil," ujar Rusli.
Seperti diberitakan sebelumnya, hari ini Polda Jatim menyerahkan jenazah Graddy kepada keluarganya. Graddy adalah mayat keempat dari 10 korban yang diserahkan kepada keluarganya. Polisi sebelumnya telah menyerahkan jenazah Ariel Sitanggang, Vincentius Yudi, dan Guntur Pramono. Sedangkan enam jenazah lain, yakni Nani dan anaknya, Sylvia Ramadani, M Aksoni, Zaki alias Zainal Abidin, Agustinus Fitri Setyawan alias Wawan, dan Mr X belum berhasil diidentifikasi dan masih menunggu penyelidikan sebelum diserahkan.

