Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 00:39 WIB
Jenderal Rusia Jadi Korban
Adi Sasono | Senin, 11 Agustus 2008 | 06:01 WIB
|
Share:

GETTY IMAGES/CLIFF VOLPE
Seorang warga Gori Georgia mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari rumahnya yang hangus akibat pengeboman militer Rusia.

TERKAIT:

MOSKOW, SENIN  -  MOSKOW, SENIN  -  Seorang jenderal Rusia terluka dalam pertempuran di Ossetia Selatan. Demikian dilaporkan kantor berita Interfax, Minggu (10/8) atau Senin (11/8) waktu Indonesia.

Jenderal Anatoly Khrulev, komandan Divisi ke-58 AD terkena pecahan mortir yang ditembakkan pasukan Georgia. Meski hanya luka ringan, Khrulev dilarikan ke rumah sakit di Rusia. Divisi ini telah bertempur di Ossetia Selatan tiga hari terakhir.

Sementara itu, Angkatan Laut Rusia mengklaim telah menenggelamkan sebuah kapal perang Georgia di Laut Hitam. Munurut sejumlah kantor berita Rusia, kapal-kapal Georgia menembaki kapal Rusia. Namun tembakan balasan Rusia berhasil menenggelamkan salah satu kapal rudal Georgia.

Angkatan Laut Rusia sebelumnya mengatakan bahwa armadanya yang semula telah mendekati perairan Georgia, saat ini telah masuk wilayah Novorossiisk, sebuah pelabuhan laut Laut Hitam.

Sementara itu, dari Ossetia Selatan terjadi pengungsian besar-besaran dari daerah itu ke wilayah Georgia untuk menghidari Rusia yang mendukung penuh upaya pemerdekaan diri Ossetia Selatan. atau Senin (11/8) waktu Indonesia.

Jenderal Anatoly Khrulev, komandan Divisi ke-58 AD terkena pecahan mortir yang ditembakkan pasukan Georgia. Meski hanya luka ringan, Khrulev dilarikan ke rumah sakit di Rusia. Divisi ini telah bertempur di Ossetia Selatan tiga hari terakhir.

Sementara itu, Angkatan Laut Rusia mengklaim telah menenggelamkan sebuah kapal perang Georgia di Laut Hitam. Munurut sejumlah kantor berita Rusia, kapal-kapal Georgia menembaki kapal Rusia. Namun tembakan balasan Rusia berhasil menenggelamkan salah satu kapal rudal Georgia.

Angkatan Laut Rusia sebelumnya mengatakan bahwa armadanya yang semula telah mendekati perairan Georgia, saat ini telah masuk wilayah Novorossiisk, sebuah pelabuhan laut Laut Hitam.

Sementara itu, dari Ossetia Selatan terjadi pengungsian besar-besaran dari daerah itu ke wilayah Georgia untuk menghidari Rusia yang mendukung penuh upaya pemerdekaan diri Ossetia Selatan.

Sumber :
AP