TBILISI, MINGGU - Rusia memperluas serangan bom ke negara tetangganya yang merupakan sekutu AS, Georgia. Untuk pertama kalinya, aksi pemboman Rusia diarahkan ke ibukota Georgia, Tbilisi.
Serangan Rusia itu dilancarkan saat pasukan Georgia ditarik mundur dari ibukota provinsi South Ossetia yang dipertikaikan. Kepala Dewan Keamanan Georgia Alexander Lomaia menerangkan pasukan Georgia terpaksa ditarik keluar dari Tskhinvali karena dihujani oleh serangan bom gencar dari Rusia.
Gemuruh suara beberapa jet tempur Rusia yang melintas di wilayah udara Georgia telah terdengar sejak Jumat (8/8) lalu. Sejumlah pesawat tempur Rusia ini diantaranya menyarangkan serangan bom ke kota pelabuhan Laut Hitam, Poti. Jet tempur Rusia juga membombardir sebuah pabrik di bagian timur wilayah pinggiran Tbilisi yang memproduksi pesawat tempur Sukhoi-25 untuk Georgia.
Presiden AS George W. Bush telah menyerukan segera diakhirinya aksi kekerasan dan pemboman yang digencarkan oleh Rusia. "Serangan tersebut berlangsung di wilayah Georgia, jauh dari zona konflik di South Ossetia. Serangan ini menandai eskalasi yang berbahaya bagi krisis di wilayah tersebut," jelas Bush kepada wartawan saat menghadiri Olimpiade Beijing.

