JAKARTA, KAMIS - 470 mahasiswa Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (Setia) dan 15 staf hingga malam ini (Kamis, 31/7), tetap memilih bertahan di areal gedung DPR/MPR. Hal ini akan terus dilakukan jika Pemerintah bersikeras untuk merelokasi kampus Setia yang berada di Pinang Ranti, Makassar, Jakarta Timur. "Kami tidak akan terjebak. Kami tidak mau direlokasi," kata Humas Setia Bayu Kusuma, Kamis malam.
Menurut Bayu pihak Setia menolak direlokasi karena mereka sudah memiliki lahan dan sistem di kawasan tersebut. "Jika direlokasi, kami harus memulai semuanya dari nol," kata Bayu.
Masih menurut Bayu, pihaknya telah berbicara dengan Ketua DPR Agung Laksono dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Gayus Lumbuun. Kedua pejabat tersebut pun bersedia untuk membantu.
Saat ini ratusan mahasiswa tersebut ditempatkan di gedung lapangan Badminton yang berada di belakang gedung wakil rakyat. Kebanyakan dari mereka mengisi waktu dengan duduk serta mengobrol di bangunan yang berukuran kira-kira 20x20 meter.

