JAKARTA, RABU - Chief Excutive Officer (CEO) Mandala Airlines Warwick Brady menyatakan kekecewaannya atas pelarangan terbang yang dikenakan Uni Eeropa. Menurutnya, usaha yang telah dilakukan baik pemerintah dan dan Mandala telah cukup maksimal dan seharusnya pelarangan dicabut.
"Ini mengecewakan. Ini tidak adil. Saya pikir kalau yang dilarang otoritasnya, operatornya tidak perlu dilarang. Karena tidak semua maskapai di Indonesia buruk dalam pengelolaan aspek keselamatannya, " tandas Warwick di Jakarta, Selasa.
Mandala sendiri, jelasnya, belum berniat untuk membuka rute ke Eropa. Pihaknya akan memfokuskan pada penerbangan di dalam negeri dan setelah itu baru merambah rute-rute domestik ke negara-negara tetangga.
Menurutnya, Mandala telah menyerahkan semua pelaksanaan program keselamatannya dan telah diberikan kepada International Air Transport Association (IATA) untuk mendapatkan sertifikat IOSA (IATA Operating Safety Audit). "Saat ini kita sedang menunggu sertifikatnya jadi, karena seluruh item ersyaratan telah kita laksanakan dan dikirimkan ke IATA," tandasnya.

