PADANG, JUMAT - Ketua Umum Dewan Tanfidz Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar belum memastikan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai calon presiden yang akan diusung oleh partai ini.
"Kami belum membahas banyak tentang calon presiden. Nantilah, setelah PKB mengantongi 20 persen suara, baru kita bahas tentang presiden," tutur Muhaimin, sebelum membuka Musyawarah Wilayah Luar Biasa PKB Sumatera Barat, Jumat (25/7).
Kendati begitu, Muhaimin yang sempat berkonflik dengan Gus Dur, tidak menafikan begitu saja peran pendiri partai. Secara tegas, Muhaimin masih mengakui keberadaan Gus Dur sebagai bagian dari PKB.
Namun, ada sejumlah nama orang di PKB yang dicoret karena dinilai mengancam kesatuan partai. Muhaimin enggan menyebutkan nama-nama itu, termasuk ketika dikonfirmasi tentang nama Yenny Wahid.

