JAKARTA, JUMAT - Calon presiden dari Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, tidak ingin menjadi presiden lebih dari dua kali jika nantinya terpilih menjadi pucuk pimpinan Indonesia pada 2009. Ini disampaikannya pada diskusi Pemimpin Alternatif di Ruang Pers Dewan Perwakilan Rakyat, sore ini.
"Kalau jadi presiden saya tidak mau lama-lama jadi presiden. Satu-dua kali saja. Saya lebih suka kalau satu kali saja," ujarnya dalam diskusi bersama Yuddy Chrisnandy, Fadjroel Rachman, dan Sunardi Rinakit, Jumat (25/7).
Menurut dia, semakin tua seseorang, semakin anti terhadap perubahan. Yusril tidak ingin menjadi pemimpin yang konservatif. Dia ingin melakukan perubahan yang spektakuler demi perubahan Indonesia dalam segala aspek.

