JAKARTA, SENIN-Kondisi perusahaan penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines dalam kesulitan. Pemerintah pun akan melakukan restrukturisasi BUMN tersebut sesegera mungkin, agar kondisinya membaik.
Menteri BUMN Sofyan A Djalil bertemu dengan Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal. Sofyan didampingi Direktur Utama Merpati Cucuk Suryo Suprojo dan Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar di gedung Dephub, Jakarta, Senin (21/7).
Menurut Sofyan, keadaan Merpati sudah tidak bisa diharapkan lagi bila ditangani dengan cara-cara yang lama. "Dalam kondisi sekarang ini, Merpati sudah tidak sustain lagi. Jadi perlu ada penanganan," kata Sofyan usai pertemuan.
Menurut Sofyan, Merpati harus ditangani secara menyeluruh, tidak bisa sebagian-sebagian. "Kalau penyelesaiannya sepotong-sepotong, nanti uangnya akan habis," ujarnya.
Mengenai langkah penyelematan apa yang akan dilakukan, Sofyan mengatakan ada beberapa opsi yang akan dilakukan. Namun dia tidak mau mengungkapkan opsi-opsi tersebut dengan alasan akan dilaporkan dulu ke Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mereka menemui Wapres setelah pertemuan di gedung Dephub.
Sementara Direktur Keuangan Merpati Robby Eduardo Quento mengatakan opsi privatisasi Merpati sedang digodok. "Kita sedang prepare opsi-opsi itu," kata Robby.
Sebelumnya, Secretary Corporate Merpati, Purwatmo mengatakan rencana privatisasi dengan dua opsi yaitu sales strategic atau initial public offering (IPO). (Persda Network/ Hendra Gunawan)
