JAKARTA, SABTU - Wijaya akhirnya diberi kesempatan untuk belajar di Fakultas Tarbiyah Universitas Islam negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Sebelumnya,pada Kamis (3/7) siswa tunanetra alumnus SMA Negeri 66 Jakarta Selatan ini telah ditolak ketika mendaftar ulang sebagai mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah Universitas Islam negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.
Akibat penolakan ini, pada tanggal 15 Juli 2008, Yayasan Mitra Netra telah menyampaikan surat kepada Rektor UIN yang pada intinya berisi permintaan agar pimpinan universitas tersebut dapat membantu Wijaya kembali memperoleh haknya.
Lewat surat elektronik, akhirnya surat ini mendapat respon dari pihak UIN. Dalam suratnya kepada Direktur Eksekutif Yayasan Mitra Netra, Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr. Janihari Makruf menyatakan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Saudara Wijaya ketika mendaftar ulang masuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta beberapa waktu lalu.
Janihari atas nama UIN mengundang Wijaya untuk mendaftar kembali ke UIN Jakarta sesuai dengan Prodi dan Fakultas yang dinyatakan lulus. Untuk selanjutnya diharapkan menemui Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan UIN Jakarta.
"Terima kasih pula kami sampaikan kepada semua pihak yang telah ikut memikirkan masalah pendidikan inklusif (inclusive education) di Indonesia. UIN sejak dari dulu sudah memiliki komitmen untuk ikut memberikan pendidikan bagi semua. Hal itu terlihat dari beberapa mahasiswa tunanetra yang mendaftar dan diterima di kampus UIN Jakarta." ungkap Janihari dalam suratnya.
