Laporan wartawan Kompas Rini Kustiasih
SURABAYA, SABTU - Sekitar pukul 02.00, jenazah Sumiarsih selesai dimandikan oleh Maemunah (70), warga Kedungsroko yang diminta tolong pihak Rumah Sakit Umum Daerah Dr Sutomo, Surabaya.
Maemunah memandikan jenazah pukul 01.45 setelah dihubungi pihak kamar jenazah RSUD Dr Sutomo.
Kepada wartawan yang mencegatnya, Maemunah mengaku hanya melihat satu lubang yang diduga bekas tembakan. Lubang itu kecil, terdapat di dada tembus sampai ke punggung. Selain luka bekas tembakan itu, tidak ada luka lain di tubuh almarhum Sumiarsih. "Tubuhnya bersih," katanya.
Selesai dimandikan, jenazah Sumiarsih saat ini kembali diperiksa petugas. Belum diperoleh keterangan mengenai jenazah Sugeng.
Sementara itu, kamar jenazah RSUD Dr Sutomo sampai menjelang pagi ini masih diramaikan oleh wartawan dan kerabat Sumiarsih-Sugeng. Pintu masuk ke kamar jenasah dijaga ketat 10 polisi.
Dari pihak keluarga diperoleh keterangan, jenazah rencananya akan dibawa ke Malang, tapi sampai saat ini belum diketahui waktunya. "Keluarga sudah siap," kata Felicia, salah satu pelayat yang disebut-sebut kekasih Sugeng.
