NEW YORK,RABU - Pasar Saham Amerika Serikat, Wall Street, Rabu (6/7) waktu setempat, berhasil menguat di tengah-tengah turunnya harga minyak mentah serta data inflasi AS yang tinggi.
Indeks Dow Jones Industrial Average, meningkat 276 poin atau 2,5 persen menjadi 11.239,28. Kenaikan ini merupakan capaian harian yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir.
Sedangkan indeks S&P 500 yang sempat fluktuatif pada awal perdagangan, akhirnya ditutup bertambah 30,45 poin (2,51 persen) ke posisi 1.245,36. Sementara indeks komposit Nasdaq naik 69,14 poin (3,12 persen) pada 2.284,85.
Harga minyak mentah jenis light sweet di New York Mercantile Exchange (Nymex), turun 4,14 dollar AS ke 134 dollar per barrel.
Pasar juga mendapat sentimen positif, dari keputusan Well Fargo & Co yang meningkatkan dividennya, sehingga membantu menepis kekhawatiran para investor akan kesehatan sektor perbankan AS.
Namun laporan Departemen Pekerjaan mengenai laju inflasi Juni yang tinggi yakni 1,1 persen, menjadi alarm bagi para inevstor, bahwa inflasi masih mengancam pertumbuhan ekonomi. Tingginya angka inflasi ini, membuat spekulasi, Federal Reserve akan menaikkan bunga acuannya.
