JAKARTA, RABU - PT Perusahaan Listrik Negara meminta pelanggan industri, mal, dan perkantoran untuk menghemat pemakaian listrik sebesar 50 persen dari kondisi normal selama proses pemeliharaan fasilitas Pembangkit Listrik Tanjung Priok dan Pembangkit Listrik Muara Karang, Jakarta.
Hal itu sebagai upaya untuk mengindari luasnya daerah yang terkena pemadaman listrik akibat defisitnya daya listrik karena adanya pemeliharaan kedua pembangkit tersebut, yang meyebabkan terhentinya pasokan gas BP West Java ke Pembangit Muara karang dan Pembangkit Tanjung Priok. "Pada prisipnya, PLN tidak menginginkan pemadaman," tutur General Manager PT PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang Purnomo Willy di Jakarta, Rabu (9/7).
Sementara itu, bagi pelanggan umum, ia juga meminta untuk mengurangi pemakaian listriknya antara lain dengan mengatur penggunaan air conditioner pada temperatur 25 derajat celsius, mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak perlu, serta menggunakan lampu dan peralatan yang hemat listrik. (M11-08)

