POSTER besar Ingrid Betancourt telah menghiasi balai kota di kota-kota di Prancis selama bertahun-tahun. Poster itu dipasang untuk mengingatkan warga Prancis bahwa perempuan itu tidak bersama mereka, tetapi sedang menderita di tengah hutan belantara Kolombia. Namun, Kamis (3/7), warga kota itu merencanakan pesta di luar taman kota itu. Poster baru juga dipasang: Bebas!
Sebuah operasi militer Kolombia pada hari Rabu (2/7), yang berhasil membebaskan Betancourt dan 14 sandera, membangkitkan kegembiraan. Presiden Nicolas Sarkozy dan para pendukung Betancourt akan merayakan pembebasan Betancourt.
Kata `bebas` dan 'dibebaskan' menjadi kata yang paling banyak digunakan media Prancis. Le Figaro menulis Betancourt Akhirnya Bebas. Begitu juga dengan harian Le Parisien dan Liberation. Betancourt berencana terbang ke Perancis, Kamis (3/7).
Pemerintah Perancis, sejak era presiden Jacques Chirac sampai Sarkozy, selalu mengupayakan pembebasan Betancourt. Perancis menawarkan solusi kemanusiaan bukan operasi militer- tampaknya dilupakan.
"Pelajaran pertama yang dapat saya ambil dari sini adalah, tekanan internasional bekerja, kata Menteri Hak Asasi Manusia, Rama Yade, kepada Radio RTL. Bertrand Delanoe, Wali Kota Paris yang berhaluan sosialis dan sering mengkritik pemerintahan konservatif Sarkozy, memuji Sarkozy dan Chirac.
Di Kolombia, Betancourt berterima kasih kepada pemerintah Perancis dan rakyatnya, atas dukungan terhadap dirinya. "Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Sarkozy dan rakyat Prancis," kata Betancourt dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi Kolombia, RCN , Kamis.
"Pada akhir kehidupan saya, saya ingin mereka menguburkan saya di Prancis. Saya berhutang kepada mereka. Jika saya bisa hidup sampai sekarang, ini semua karena mereka," katanya menambahkan.
Berita penyelamatan itu mengagetkan sekaligus menyenangkan anak Betancourt, Melanie dan Lorenzo Delloye, yang tinggal di Prancis, dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju Bogota untuk berkumpul kembali dengan ibunya . Ini pertemuan pertama setelah Betancourt diculik pada 2002, saat berkampanye untuk kursi presiden Kolombia. Melanie berusia 16 tahun, dan Lorenzo berusia 13 tahun ketika Betancourt diculik.
Ada kebahagian yang meluap-luap dalam diri Melanie pada saat ia berbicara kepada reporter di Istana Presiden Prancis, Rabu malam. Suaranya gemetar bercampur emosional. Ia menjelaskan pembebasan ibunya seperti bangkit dari mimpi buruk. "Terima kasih, terima kasih," katanya. Ia mendesak agar tidak melupakan sanderaan yang lainnya.
"Sangat sulit menjelaskan rasa terima kasih," tutur Lorenzo. Ia berterima kasih kepada seluruh dunia atas pembebasan ibunya. "Kami menang dalam perjuangan pembebasan,.Inilah saat-saat terindah dalam hidup saya," katanya menambahkan.
Pembebasan Betancourt menjadi dukungan utama untuk Sarkozy. Ia berjanji bahwa pembebasan Betancourt adalah prioritas ketika ia terpilih menjadi presiden Prancis, Mei 2007 lalu. "Kami bangga akan keberaniannya. Ini kegembiraan yang luar biasa bagi masyarakat Prancis," kata Sarkozy.
Masih tidak jelas apakah Prancis berkontribusi dalam pembebasan Betancourt. Sarkozy pernah meminta Kolombia untuk melakukan misi penyelamatan Betancourt awal tahun ini. Menteri Luar Negeri Perancis, Bernard Kouchner sedang menuju Bogota bersama dengan anak-anak dan Astrid, saudara perempuan Betancourt.
Betancourt besar di Kolombia, namun pergi ke Paris untuk belajar. Satu di antara teman baiknya di Institut d Etudes Politiques adalah Dominique de Villepin, yang kemudian menjadi perdana menteri Prancis. Betancourt juga berterima kasih kepada Villepin. (C9-08)

