JAKARTA, RABU - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bintang Reformasi (PBR), akan segera menggelar rapat hari ini, Rabu (2/7), untuk menentukan keputusan partai terhadap anggotanya Bulyan Royan yang ditangkap KPK, Senin (30/6) lalu.
Salah satu Ketua DPP PBR Yusuf Lakaseng menegaskan hal tersebut. Saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/7) pagi, Yusuf mengatakan yang terpenting adalah menyelamatkan partai. Bulyan diduga menerima suap pengadaan kapal patroli Dirjen Perhubungan Laut. "Insya Allah (rapat) hari ini. Kita tidak akan berlama-lama. Tapi saya belum tahu jam berapa. Yang terpenting adalah menyelamatkan partai," kata Yusuf.
Menyelamatkan partai, ujar Yusuf, karena tindakan yang dilakukan Bulyan merupakan tindakan personal, bukan tindakan organisasi partai. Kemarin, Yusuf sempat melontarkan bahwa setelah Bulyan resmi ditetapkan sebagai tersangka, maka PBR akan me-recallnya dari keanggotaan DPR. KPK sendiri telah menetapkan Bulyan sebagai tersangka atas kasus dugaan suap tersebut, bagaimana nasib anggota Komisi I itu? "Ya itulah yang akan kami proses, nanti kan harus diproses bikin surat dan sebagainya. Secepatnya akan kita putuskan dalam rapat hari ini," ujar Yusuf.

