Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 06:48 WIB
Bank Mandiri Salurkan Kredit ke PT Timah Rp 1,8 Triliun
M Fajar Marta | Senin, 30 Juni 2008 | 03:32 WIB
|
Share:

JAKARTA,SENIN - Kendati kondisi perekonomian sedang bergejolak, PT Bank Mandiri Tbk tetap memacu kredit korporasinya. Bank BUMN ini menyalurkan kredit pada PT Timah Tbk sebagai produsen timah terbesar di dunia Rp 1,8 triliun. Direktur Korporasi Bank Mandiri Riswinandi seusai penandatangan perjanjian kredit akhir pekan lalu di Jakarta mengatakan, kredit kepada PT Timah antara lain akan dimanfaatkan untuk perpanjangan dan penambahan limit fasilitas kredit modal kerja dan pinjaman tunai.

Kredit modal kerja tersebut memiliki tenor satu tahun dan bertujuan mendukung operasional PT Timah yang saat ini menguasai 18 persen dari total pasokan logam timah dunia. Direktur Keuangan PT Timah Krishna Syarif mengatakan, dukungan pembiayaan Bank Mandiri akan memberikan keleluasaan perseroan untuk dapat terus meningkatkan kinerja operasi perusahaan.

Apalagi saat ini kebutuhan belanja modal (capital expenditure/ capex) PT Timah tahun 2008 sangat besar, yakni Rp 1,4 triliun. Saat ini PT Timah mempunyai empat anak perusahaan. Keempat anak perusahaan itu ialah PT Tambang Timah yang bergerak di bidang penambangan timah, PT Timah Industri yang bergerak di bidang jasa rekayasa industri, PT Timah Timah Explo Min yang bergerak di bidang jasa ekplorasi, dan PT Dok Kantung yang bergerak di bidang penambangan dan bisnis batu bara.

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Rp 6,2 triliun per Juni 2008. Penyaluran kredit dilakukan melalui kerja sama dengan sekitar 1.000 pengembang perumahan di seluruh Indonesia. "Nilai tersebut hampir menyentuh target akhir tahun sebesar Rp 7 triliun. Ini membuat BNI menduduki tiga besar dalam penyaluran KPR," kata General Manager BNI Griya Diah Sulistyowati.

Menurut Diah, penyaluran kredit yang cukup cepat tersebut tetap dilakukan dengan hati-hati dan ketat.

Sumber :
KOMPAS