Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 16:25 WIB
Gaya Hidup Instan Sumbang Pencemaran Lingkungan
Erwin Edhi Prasetyo | Jumat, 27 Juni 2008 | 19:51 WIB
|
Share:

YOGYAKARTA, JUMAT - Kualitas lingkungan yang baik bukan lagi hanya sebatas wacana, namun sudah menjadi kebutuhan yang harus diwujudkan. Untuk mewujudkannya semua pihak haru terlibat, bukan hanya pemerintah. Masyarakat juga mempunyai kewajiban menciptakan lingkungan berkualitas.

Demikian diungkapkan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Fasilitasi dan Investasi Sekretaris Daerah DI Yogyakarta Suhartuti Sutopo pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia 2008 Provinsi DIY, di kantor Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) DIY, Jumat (27/6).

Menurut Sultan, gaya hidup serba instan diyakini telah menjadi penyumbang terbesar dalam memperburuk kondisi lingkungan. Salah satu contohnya adalah pemakaian kendaraan bermotor yang semakin meningkat. Asap kendaraan bermotor menjadi penyebab utama polusi udara. Demikian pula peman faatan perabot rumah tangga yang serba listrik, dan kegemaran ibu rumah tangga mengumpulkan tas plastik untuk mengantongi sampah yang jelas mencemari lingkungan.