NEW YORK, KAMIS - Kontrak pengiriman minyak mentah melonjak hingga hampir 139 dolar AS per barrel Kamis (26/6) setelah presiden organisasi eksportir minyak OPEC menjelaskan kemungkinan harga minyak dapat menembus 150 dolar AS per barrel tahun ini dan Libya diperkirakan mengurangi produksi minyaknya. Chakib Khelil, presiden OPEC, merasa yakin akan kemungkinan harga minyak menembus kisaran 150 hingga 170 dolar AS per barrel pada musim panas 2008 sebelum kembali turun tahun ini.
Khelil tidak memprediksi harga minyak akan menembus 200 dolar AS per barrel. Lonjakan harga minyak terjadi setelah perusahaan minyak nasional Libya mengisyaratkan akan memotong produksi minyak mentah karena telah terpenuhinya permintaan pasar minyak.
Kontrak pengiriman minyak mentah light sweet untuk bulan Agustus mendatang naik hingga mencapai 138,95 dolar AS per barrel setelah dibukanya transaksi di bursa komoditas New York Mercantile Exchange sebelum kembali berada pada 138,55 dolar AS per barrel. Sementara kontrak pengiriman minyak mentah Brent untuk Agustus mendatang naik 3,68 dolar AS menjadi 137,96 dolar AS per barrel di bursa komoditas ICE Futures Exchange, London,.
