Kamis, 24 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 24 Mei 2012 | 06:16 WIB
Kekerasan Tidak Terkait dengan Agama dan Budaya
Imam Prihadiyoko | Rabu, 25 Juni 2008 | 16:39 WIB
|
Share:

JAKARTA, RABU - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menilai sesi pertama World Peace Forum (WPF) telah memberikan gambaran baru tentang akar kekerasan. Ada kesamaan pandangan dari para politisi yang memberikan pendapatnya tentang akar kekerasan. "Ini sebuah kemajuan, mengingat adanya keragaman latar belakang negara dan agama dari para pembicara," ujar Din di Jakarta, Rabu (25/6).

Kesamaan itu, menurut Ketua Pelaksana WPF Rizal Sukma, adalah pada pendapat bahwa kekerasan tidak ada hubungannya dengan agama dan budaya tertentu. Kekerasan bisa disebabkan oleh ketidakadilan, dan kesenjangan ekonomi yang mendalam. "Dalam kasus kekerasan yang terkait dengan agama, selalu ada masalah lainnya yang mengikutinya," ujarnya.

Menurut Rizal, agama memang tidak menjadi bagian dari masalah namun hampir selalu muncul menjadi pembenaran terhadap usaha dan aksi kekerasan yang dilakukan. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa kekerasan itu muncul karena sumbangan dari ketimpangan dari sistem dunia, ujarnya. (MAM)