Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 15:48 WIB
Bali Mendunia Karena Seni Budayanya Bermutu
| Minggu, 15 Juni 2008 | 23:30 WIB
|
Share:

DENPASAR, MINGGU - Budayawan asal Jepang, Dr Mari Nabeshima, menilai seni dan budaya Bali menjadikan Pulau Dewata dikenal secara meluas di penjuru dunia, karena produknya memang bermutu.

Namun dalam kertas kerjanya yang berjudul "Kontribusi kesenian terhadap komunikasi lintas bangsa" yang dipresentasikan dalam acara Kongres Kebudayaan Bali ke-1 di Denpasar, Bali,  Minggu (15/6) Nabeshima menambahkan bahwa selama empat abad terakhir seniman Bali tidak henti-hentinya mengadakan lawatan ke berbagai negara.

"Seniman tabuh dan penari Bali mengadakan lawatan keliling dunia secara berkala mempopulerkan seni pertunjukkan tradisi Bali," kata Nabeshima.

Kondisi dan upaya sepertiitulah yang kemudian mendorong sejumlah peneliti mancanegara untuk mengadakan penelitian yang mendalam tentang kesenian tradisi Bali.

Sementara itu jutaan wisatawan mancanegara yang berlibur ke Bali menjadi saksi keberagaman seni budaya Bali yang unik dan bermutu itu. Orang asing, termasuk Jepang  menjadi semakin akrab dengan pertunjukan tradisi Bali, bahkan memberikan inspirasi dalam membuat karya seni kolaborasi antara kesenian Bali-Jepang

Nabeshima yang mengaku mengenal pertama kali gamelan Bali di kampusnya di Tokyo, Jepang mendorong niatnya untuk belajar tabuh dan tari Bali.

"Bersyukur mendapat bea siswa dari Kementerian Pendidikan Jepang untuk belajar tabuh dan tari Bali ke Bali, baik di akademis maupun langsung ke seniman," ujar Nabeshima.

Ia menambahkan, seni pertunjukan tradisi Bali selain menampilkan tontonan yang bermutu juga merupakan sebuah alat komunikasi antarbangsa, khususnya masyarakat Jepang-Bali di era globalisasi dewasa ini.

Berkembangnya grup-grup kesenian yang mendalami tabuh dan tari Bali di luar negeri secara tidak langsung memberikan dampak positif terutama pencitraan Bali dan Indonesia umumnya di dunia internasional.

Sanggar seni yang mengajarkan tabuh dan tari Bali berkembang di Jepang, sekaligus mendukung promosi pariwisata Indonesia, khususnya Bali, ujar Mari Nabeshima.(ANT)

Sumber :
Ant