SANGATTA, MINGGU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terlihat senang ketika menyaksikan aksi tempur laut dan udara di latihan gabungan (Latgab) TNI 2008. Beberapa kali Presiden Yudhoyono terlihat tersenyum dan mengangguk-angguk seusai melihat setiap aksi tempur.
Beberapa kali Presiden meminta dan mendapat penjelasan, baik kepada Panglima TNI Djoko Santoso maupun Kepala Staf TNI-AL Laksamana Sumarjono. Presiden kemudian mengangguk-angguk, tersenyum dan terkadang serius melihat dan mendengarkan penjelasan.
Sebagai ungkapan rasa senangnya menyaksikan aksi tempur laut, Presiden Yudhoyono malah menyempatkan diri mengajak putranya Lettu (Inf) Agus Harry Murti berfoto berdua di sudut anjungan kapal diabadikan sejumlah fotografer. Beberapa kali, sejumlah fotografer juga meminta Presiden tersenyum.
Presiden Yudhoyono sendiri hingga Minggu (15/6) malam, belum memberikan pernyataan kepada pers terkait Latgab TNI 2008 ini. Direncanakan, Presiden Yudhoyono baru, Senin (16/6) pagi, melakukan hal tersebut.
Selama menyaksikan Latgab TNI 2008, Presiden didampingi Menko Politik, Hukum dan Keamanan Widodo AS, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi dan Kepala Badan Intelijen Negara (OBIN) Sjamsir Siregar serta Kepala Polri Jenderal (Pol) Sutanto.
Sementara, Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga menyatakan, sekalipun anggaran pemerintah terbatas, namun TNI harus diupayakan untuk terus berlatih secara rutin. "Untuk Latgab TNI seperti ini, minimal TNI harus berlatih setiap tiga tahun sekali. Latihan seperti itu penting, selain untuk meningkatkan profesionalitas, juga untuk kesiapan tempur dan kesiapan menggunakan peralatan serta persenjataan. Jadi, meskipun minimal, latihan harus rutin dilaksanakan TNI," ujar Theo.
